«

»

Sep 14

Sinta Nuriyah Berbuka Puasa di Paroki Salib Suci & Sahur Bersama di Kopo Elok Bandung

  • Sharebar

BANDUNG, Sabtu 14 September 2007. Sekitar pukul 17.20 WIB, Hj. Shinta dan rombongan dari Puan Amal Hayati datang yang disambut oleh anak jalanan yang sudah berkumpul sejak pukul 16.00 WIB. Acara buka puasa ini dilakukan di halaman samping gereja. Sementara di dalam gereja sendiri sedang dilaksanakan misa.
Mantan Ibu Negara, Hj. Sinta Nuriyah Wahid berbuka puasa bersama ratusan warga dan anak jalanan di Paroki Salib Suci Jalan Kamuning Kota Bandung.
Kehadiran mantan Ibu Negara membuat kesibukan di paroki yang ada di seberang Stadion Persib Bandung itu. Selain panitia, kesibukan juga terlihat dalam pengamanan yang dilakukan oleh jajaran Polwiltabes Bandung dan Polresta Bandung Tengah.
Kedatangan Ny. Sinta Nuriyah disambut oleh Pimpinan Paroki Salib Suci, Romo Deddy serta aktivis dari beberapa organisasi keagamaan dan kepemudaan seperti NU, Komunitas Lintas Agama, Komisi Hak Keuskupan Bandung, Banser, Sanggar Aras Nada Baca, Sanggar Anak Mandiri, Yayasan Puan Amal Hayati serta beberapa organisasi lainnya.
Sementara itu para ratusan anak jalanan juga cukup antusias menyambut kehadiran istri mantan Presiden RI ke-4, KH Abdurachman Wahid itu. Ny Sinta Nuriyah mengajak dialog warga dan anak-anak yang hadir pada acara tersebut. Ia berpesan agar semuanya bisa memaknai hikmah Bulan Ramadhan ini untuk lebih menanamkan kesabaran, tenggang rasa, kejujuran serta meningkatkan rasa persaudaraan.
“Momen Bulan Ramadhan ini harus dijadikan momentum untuk meningkatkan kesabaran, ketakwaan, tawakal dan tetap berusaha serta kerja keras untuk mencapai masa depan yang lebih baik,” katanya.
Pada kesempatan itu, ia menyampaikan keprihatinannya atas serangkaian musibah dan konflik yang terjadi di Indonesia, serta meminta semua pihak melakukan instrospeksi diri, meningkatkan keimanan dan ketakwaannya.
Dialog berlangsung cukup komunikatif. Beberapa pertanyaan yang disampaikan masyarakat termasuk anak-anak dijawabnya dengan hangat. Ia juga memberikan beberapa solusi dari pertanyaan yang disampaikan itu.
Sementara itu Pimpinan Paroki Salib Suci Bandung, Romo Deddy mengatakan, kegiatan buka puasa itu rutin digelar di paroki itu.
“Ini sebuah kebersamaan, dan paroki ini sudah tujuh tahun menggelar kegiatan seperti ini,” katanya.
Hikmah dari kegiatan itu, kata Deddy menjalin kebersamaan dengan masyarakat Bandung khususnya yang tinggal di sekitar Paroki Salib Suci di Jalan Kamuning.
Selain mengikuti buka puasa bersama di Paroki Salib Suci Bandung, Ny Sinta juga menghadiri sahur bareng bersama masyarakat di belakang Kompleks Perumahan Kopo Kabupaten Bandung, Minggu dinihari 15 September 2007.
Acara sahur bersama dihadiri oleh pemuka agama, kaum pinggiran, buruh bangunan, pedagang asongan, anak jalanan dll yang ditinggal dikawasan tersebut. Ny Sinta juga mengadakan dialog dengan para warga setempat. Dia bertanya mengenai rukun Islam,. “Jadi rukun Islam yang ketiga itu puasa. Pada puasa nggak nih?,” tanyanya. “Puasa…..” sahut hadirin,akhirnya Ny Sinta mengajak membaca niat sahur bersama sama untuk menutup acara sahur tersebut.