Category Archive: Berita

Nov 19

Kampanye 16 Hari Anti-Kekerasan Terhadap Perempuan

Membangun dunia tanpa kekerasan, sebuah dunia di mana semua manusia, termasuk perempuan dan anak perempuan menikmati hak-hak asasinya adalah cita-cita yang sangat ideal. selengkapnya.. »

Jul 18

Hj. Sinta Nuriyah Wahid Membuka Abdurrahman Wahid Centre – UI

Hj. Sinta Nuriyah Wahid membuka ABDURRAHMAN WAHID CENTRE for Inter-Faith Dialogue and Peace Universitas Indonesia (AWC-UI). Pembukaan AWC ini ditandatangani oleh Hj. Sinta Nuriyah Wahid, Gumilar Roesmiwa, Rektor UI, dan Said Aqil Siradj, Ketua Umum PBNU. peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh istri KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Hj. Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid. Launching AWC ini dilaksanakan di lantai III kemudian dilanjutkan dengan dialog “Agama dan Toleransi di Persimpangan Jalan” bertempat di Auditorium Terapung Perpustakaan Pusat UI, Depok, Rabu (18/7/2012). selengkapnya.. »

Jul 09

Hj. Sinta Nuriyah Terima Penghargaan Universitas Soka Jepang

Isteri mendiang KH. Abdurrahman Wahid, Hj. Sinta Nuriyah Wahid, menerima penghargaan dari Soka Women’s College Universitas Soka, lembaga pendidikan yang didirikan Soka Gakkai International (SGI).

Penghargaan bertajuk “Soka Women’s College Comendation of Friendship” itu diterima mantan ibu negara Indonesia tersebut atas jasa-jasanya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di tanah air. selengkapnya.. »

Jun 04

Hari Perempuan Internasional dan Ulang Tahun Ibu Sinta Nuriyah

Dalam rangka Hari Perempuan Internasional dan Ulang Tahun ibu Sinta Nuriyah yang jatuh pada tanggal 8 maret 2012 kemarin, Puan Amal Hayati mengadakan Advokasi Kesehatan Reproduksi bagi Perempuan berupa Pemeriksaan Pap Smear Gratis kepada seratus warga sekitar, di kantor Puan Amal Hayati Jl. Warung Sila No. 32 A pada hari Sabtu, 10 dan 17 Maret 2012.

Pemeriksaan pap smear gratis bagi perempuan ini merupakan serangkaiann kegiatan dalam rangka menyosialisasikan hak-hak kesehatan reproduksi bagi perempuan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan melakukan kesadaran masyarakat, terutama perempuan tentang pentingnya mengetahui dan memahami kesehatan reproduksi, sehingga dapat lebih dini dan meminimalisir penderita kanker serviks di Indonesia. selengkapnya.. »

Jul 24

Ny Sinta Nuriyah Wahid: Dukungan Moral

Kesetaraan Gender dalam Penegakan Solidaritas KemanusiaanAktivis perempuan Ny Sinta Nuriyah Wahid (59), Senin (23/7) pagi, sudah berada di Kampus Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, Depok.

Ia datang untuk memberi dukungan moral bagi sepupunya, Sobichatul Aminah, yang sedang mempertahankan disertasi Realisme Grotesk dalam Novel M/T to Morino Fushigi no Monogatari Karya Oe Kenzaburo. Ketika sepupunya itu dinyatakan lulus dengan sangat memuaskan, Nuriyah berujar, “Seneng banget adikku bisa lulus. Saya sebenarnya tidak mau datang karena kesibukan, tetapi kok yo gak tego aku (tidak tega saya).”
Meski tertarik pada kesusastraan, Sinta Nuriyah mengaku tak paham sastra Jepang. Ia belajar dari Gus Dur yang cukup memahami sastra Negeri Sakura itu. Dia menangkap ada banyak kesamaan mengenai legenda dalam khazanah kesusastraan di negara mana pun.

“Legenda itu di mana-mana sama. Pasti ada latar belakang sejarah, hal-hal yang bertentangan, natural dan supranatural, juga cerita yang dilebih-lebihkan. Cerita dan pesan dalam legenda itu universal, selalu ada yang bisa diambil sebagai pelajaran,” papar Sinta Nuriyah yang sedang sibuk menyusun rencana strategis untuk Yayasan Puan Amal Hayati ini. (IVV) Sumber: Kompas, 24 Juli 2007.

Older posts «

» Newer posts